Semarang — Universitas Ngudi Waluyo (UNW) resmi menjalin kerja sama dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Tengah, organisasi yang menaungi dan mengembangkan kegiatan olahraga rekreasi di kalangan masyarakat, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MOU) yang berlangsung di Kantor KORMI Provinsi Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026). Kerja sama ini menyasar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari penelitian, pengajaran, hingga pengabdian kepada masyarakat di bidang olahraga.

Dari pihak universitas, penandatanganan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Dr. Kustiyono, S.Kom, S.E., M.Kom, Ak, didampingi Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerjasama (BAAK), Agung Wibowo, S.Kom., M.Kom. Turut hadir mendampingi jajaran dosen Program Studi Ilmu Keolahragaan, dipimpin Ketua Program Studi Guntur Ratih Prestifa Herdina, M.Pd., bersama dosen Nur Amin, S.Si., M.Gizi; Fredy Eko, S.Si. M.Or; Ika Nilawati, S.Si., M.Or; dan Nasri, M.Or.
Ketua Umum KORMI Provinsi Jawa Tengah, Dr. Edi Purwanto, S.Pd., M.Pd., berharap kerja sama ini tidak berhenti pada tataran konsep. Ia menyampaikan bahwa MOU ini diharapkan menjadikan lembaga pendidikan sebagai pendorong nyata perkembangan olahraga masyarakat di Jawa Tengah, bukan sekadar pemenuhan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi di atas kertas.
Senada dengan hal itu, Wakil Rektor IV UNW Kusdiono menyebut kerja sama ini membuka peluang besar bagi kampus untuk turut mendorong berbagai event olahraga masyarakat. Ia bahkan menyatakan kesiapan kampus Universitas Ngudi Waluyo menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan festival olahraga masyarakat, sehingga kegiatan semacam ini tidak lagi terpusat di Stadion Jatidiri Semarang.
Sebagai tindak lanjut jangka pendek dari kerja sama ini, mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan direncanakan segera melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bersama KORMI Provinsi Jawa Tengah. Melalui program ini, mahasiswa akan dilibatkan langsung dalam berbagai kegiatan dan event yang diselenggarakan KORMI, sekaligus menjadi ruang penerapan ilmu di lapangan.
Penandatanganan MOU ini menjadi tonggak awal sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan komunitas olahraga masyarakat di Jawa Tengah, dengan harapan dampaknya dapat dirasakan langsung baik oleh mahasiswa maupun masyarakat luas.